Prosedur Perizinan Pelayanan Penggunaan Mobil Jenazah

 

Rencana Pelaksanaan Peninggian Area Makam dangan Tanah Urugan pada Area TPU Tanah Kusir yang Rendah dan Tergenang Air

P E N G U M U M A N
PELAKSANAAN PENINGGIAN AREA MAKAM TPU TANAH KUSIR
YANG RENDAH DAN TERGENANG AIR

KEPADA Yth
SELURUH AHLIWARIS TPU TANAH KUSIR

Perihal :
Penjelasan Rencana Pelaksanaan Peninggian Area  Makam  Tanah Kusir Sisi Utara, Unit Kristen dan Unit Budha (Sisi sungai Pesanggrahan) Blad 83, 84, 85, 86, 87, 88, 91, 92, 93, 94, 95, 98, 99, 100, 102, 114, 153, 154  TPU  Tanah Kusir

Tanggal Acara :

Hari :
Rabu dan Kamis, 26 dan 27 April 2017

Pukul :

Sesi I  : 09:00 s.d 11:00;
Sesi II  : 15:00 s.d 17:00;

Tempat :
Lapangan Parkir Kantor TPU Tanah Kusir


Diharapkan Kehadirannya untuk mendapatkan informasi yang jelas akan pelaksanaan kegiatan tersebut.
Dinas Kehutanan Provinsi DKI Jakarta berharap pelayanan dan kenyamanan ahliwaris dalam melakukan kegiatan ziahar dapat lebih baik lagi


Dikarenakan kondisi area TPU Tanah Kusir yang tergenang, maka dinas kehutanan Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan Dinas Sumber Daya Air berencana untuk melakukan peninggian area makam dengan tanah urugan pada area yang tergenang (NON APBD), sehingga pelayanan dan kenyamanan ahliwaris dalam melakukan kegiatan ziarah dapat lebih baik lagi.

Untuk terlaksananya pelaksanaan pengurugan dinas kehutatanan mengharapkan masyarakat dan khususnya ahliwaris agar dapat mendukung kegiatan tersebut

Segala hal mengenai permasalahan lapangan dan penjelasan pelaksanaan dapat di sampaikan ke kantor TPU Tanah Kusir (0812 880 98902 dan 0812 9675 6008)

PENGUMUMAN PENGURUGAN TPU TANAHKUSIR 2017

 

Penerimaan Penyedia Jasa Lainnya Orang Perorangan (PJLP) Tahun Anggaran 2017

Penerimaan Penyedia Jasa Lainnya Orang Perorangan (PJLP) Tahun Anggaran 2017 yang dilakukan di Gedung Dinas Pertamanan dan Pemakaman Jl. Aipda KS Tubun No. 1

 

Santunan Korban Pohon Tumbang

Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta Catharina Suryowati bersalaman dengan ayah korban yang meninggal dunia akibat pohon tumbang Arum Niatalih Ratna, Hendri F didampingi kakak korban, Bunga Yulitasari sebelum penyerahan santunan sebesar Rp10 juta yang diberikan dari Dinas Pertamanan dan Pemakaman Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Jumat (12/1/2012).

 

Pembersihan Pohon Tumbang oleh Petugas

pembersihan pohon tumbangPetugas memotong pohon tumbang yang menutup jalan Cendana usai hujan angin di Jakarta Pusat, Kamis (5/1). Hujan angin yang melanda Jakarta siang ini menyebabkan pohon tumbang dan beberapa fasilitas umum rusak.

 

Taman Lansia Langsat

Sarana umum bagi suatu kota, apalagi kota dengan jumlah penduduk yang cukup besar seperti Jakarta, adalah penting sekali. Sarana umum dalam kaitannya dengan kesehatan, kebersihan, transportasi, olah raga, rekreasi merupakan kebutuhan yang mutlak bagi warga kota. Tanpa sarana umum yang berfungsi baik, kota bisa menjadi resah dan bahkan menyulut terjadinya kejahatan dan sebagainya.

Salah satu sarana umum yang sedang diupayakan pengembanganya oleh Pemerintah Propinsi DKI Jakarta  adalah taman kota untuk para lansia.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah penduduk lansia di Indonesia saat ini mencapai 16,5 juta orang atau sekitar 7,6 persen dari penduduk Indonesia. Dari jumlah lansia tersebut, 15 persen diantaranya atau 2,4 juta lansia hidup terlantar dan 28 persennya atau 4,6 juta lansia rawan terlantar Pada tahun 2050 mendatang, jumlah lansiai di  Indonesia akan mencapai 50 juta orang. Jumlah ini berarti meningkat hampir tiga kali lipat jika dibandingkan dengan jumlah orang lansia pada tahun 2005 yang mencapai 19.936.895 (8,48 persen).

 Sebagian besar dari para lansia tersebut tentunya akan bertempat tinggal di Jakarta. Bisa kita bayangkan kalau para  lansia duduk bersama di suatu taman  ngobrol-ngobrol, sebagian ada yang sedang berolah raga, sebagian lagi sedang menulis bahkan ada yang membawa laptopnya, sebagian ada yang membawa gitar menyanyikan  lagu-lagu keroncong jaman dulu, sebagian sedang menikmati asrinya pepohonan, bunga-bunga yang sengaja ditanam diantara danau-danau yang tampak ikan-ikannya berkelompok disana sini . Wah, bukan main indahnya. Angin sepoi-sepoi . Nyaman bagi para lansia nyaman pula bagi para warga-waga muda melihatnya. Itu barangkali yang diinginkan oleh Gubernur Fauji Bowo   dalam meresmikan taman Langsat di bilangan Jakarta Selatan di ujung Jalan Barito Kebayoran Baru.

Taman Langsat, yang luasnta 3,3 ha, dan dinamakan Taman Lansia Langsat dan menghabiskan biaya sekitar Rp 2 miliar.  adalah  hasil kerjasama Dinas Pertamanan DKI Jakarta dan Bakrieland. Berlokasi di Jalan Langsat, Kebayoran baru, Jakarta Selatan. Taman Lansia Langsat,  dibuka sudah dengan penanda tanganan prasasti pada tanggal 13 Juni 2010, oleh Gubernur DKI Jakarta Fauji Bowo. Selanjutnya, menjadi tanggung jawab kita bersama untuk pengembangannya.

Sarana umum bagi suatu kota, apalagi kota dengan jumlah penduduk yang cukup besar seperti Jakarta, adalah penting sekali. Sarana umum dalam kaitannya dengan kesehatan, kebersihan, transportasi, olah raga, rekreasi merupakan kebutuhan yang mutlak bagi warga kota. Tanpa sarana umum yang berfungsi baik, kota bisa menjadi resah dan bahkan menyulut terjadinya kejahatan dan sebagainya.

Salah satu sarana umum yang sedang diupayakan pengembanganya oleh Pemerintah Propinsi DKI Jakarta  adalah taman kota untuk para lansia.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah penduduk lansia di Indonesia saat ini mencapai 16,5 juta orang atau sekitar 7,6 persen dari penduduk Indonesia. Dari jumlah lansia tersebut, 15 persen diantaranya atau 2,4 juta lansia hidup terlantar dan 28 persennya atau 4,6 juta lansia rawan terlantar Pada tahun 2050 mendatang, jumlah lansiai di  Indonesia akan mencapai 50 juta orang. Jumlah ini berarti meningkat hampir tiga kali lipat jika dibandingkan dengan jumlah orang lansia pada tahun 2005 yang mencapai 19.936.895 (8,48 persen).

Sebagian besar dari para lansia tersebut tentunya akan bertempat tinggal di Jakarta. Bisa kita bayangkan kalau para  lansia duduk bersama di suatu taman  ngobrol-ngobrol, sebagian ada yang sedang berolah raga, sebagian lagi sedang menulis bahkan ada yang membawa laptopnya, sebagian ada yang membawa gitar menyanyikan  lagu-lagu keroncong jaman dulu, sebagian sedang menikmati asrinya pepohonan, bunga-bunga yang sengaja ditanam diantara danau-danau yang tampak ikan-ikannya berkelompok disana sini . Wah, bukan main indahnya. Angin sepoi-sepoi . Nyaman bagi para lansia nyaman pula bagi para warga-waga muda melihatnya. Itu barangkali yang diinginkan oleh Gubernur Fauji Bowo   dalam meresmikan taman Langsat di bilangan Jakarta Selatan di ujung Jalan Barito Kebayoran Baru.

Taman Langsat, yang luasnta 3,3 ha, dan dinamakan Taman Lansia Langsat dan menghabiskan biaya sekitar Rp 2 miliar.  adalah  hasil kerjasama Dinas Pertamanan DKI Jakarta dan Bakrieland. Berlokasi di Jalan Langsat, Kebayoran baru, Jakarta Selatan. Taman Lansia Langsat,  dibuka sudah dengan penanda tanganan prasasti pada tanggal 13 Juni 2010, oleh Gubernur DKI Jakarta Fauji Bowo. Selanjutnya, menjadi tanggung jawab kita bersama untuk pengembangannya.

Oleh : Samiono

 

Arum Meninggal, Dinas Pertamanan DKI Urus Asuransi Rp 10 Juta

Jakarta - Arum Niatalih Ratna (19) meninggal akibat kecelakaan di dekat Istana Presiden pada Kamis (5/1) saat menghindari pohon tumbang. Dinas Pertamanan DKI Jakarta pun mengurus ganti rugi untuk Arum sebesar Rp 10 juta.

"Nah kalau soal Arum yang meninggal tadi pagi, saya sudah telepon ke pihak asuransi untuk memberikan santunan, besarnya Rp 10 juta," kata Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI, Catharina Suryowati, saat dihubungi wartawan, Kamis (12/1/2012).

Meski demikian, keluarga Arum masih harus menunggu penelitian kelengkapan berkas sebelum uang tersebut cair. "Harus diteliti kelengkapan berkasnya oleh pihak asuransi," imbuhnya.

Dia menerangkan pohon di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, yang tumbang kondisinya baik dan tidak keropos. Pohon itu tumbang lantaran angin yang bertiup terlalu kencang pada Kamis pekan lalu.

"Pohon asem yang di depan Istana itu juga tumbang. Memang usianya sudah 40 tahun, tapi itu kondisinya sangat baik," terang Catharina.

Dia menambahkan pada Kamis pekan lalu ada 32 orang yang mengajukan klaim ganti rugi pohon tumbang. Ada 31 orang yang berkasnya telah komplet.

"Sudah diserahkan ke asuransi dan akan diteliti," ucap Catharina.

Arum dirawat sejak Kamis (5/1) lalu. Selama masa perawatan, kondisi Arum sangat kritis. Kondisi Arum semakin buruk pada Rabu (11/1) lalu ia mengalami demam hingga 44 derajat. Selain mengalami pendarahan dari hidung dan mulut, Arum juga mengalami luka di hidung, mata dan otak bagian depan. Ini akibat benturan keras dengan batang pohon. Mahasiswi Trisakti itu tadi pagi pukul 05.00 WIB menghembuskan nafas terakkhirnya.

Dinas Pertamanan dan Pemakaman wajib memberikan ganti rugi maksimal sebesar Rp 10 juta untuk warga yang kendaraannya menjadi korban pohon tumbang. Namun, itu hanya untuk ganti rugi asuransi.

 

Pembangunan Taman Interaktif Jl. Manunggal, Jakarta Timur

Pembangunan Taman Interaktif Jl. Manunggal, Jakarta Timur ini memiliki luas lahan 579 m2, yang di bebaskan tahun 2008

SEBELUM

SESUDAH

 

Pembangunan Taman RTH Interaktif Jl. Manunggal Jakarta Timur

Taman Manunggal

 

Pembangunan Taman RTH Jl. Moh. Khafi I Rt 01/02, Jakarta Selatan

Pembangunan Taman Ruang Terbuka Hijau Jl. Moh. Khafi I Rt 01/02, Jakarta Selatan ini memiliki luas lahan 8.700 m2, yang di bebaskan tahun 2007

SEBELUM

SESUDAH